banner 728x250

Angin Kencang Sebabkan Puluhan Ribu Pelanggan PLN Terdampak

banner 120x600
banner 468x60

KLIK PRIANGAN-Terjangan angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Garut, Selasa, 12 Maret 2024, bukan hanya mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan dan menumbangkan begitu banyak pohon. Kencangnya hembusan angin juga telah berdampak terhadap terganggunya pasokan listrik di wilayah Garut.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Garut, Grahaita Gumelar, menyatakan akibat terjangan angin kencang, Selasa (12/3/2024) di wilayah UP3 Garut terdapat 294 gardu distribusi yang terdampak. Pasokan listrik terhadap 74.436 pelanggan PLN pun sempat terganggu.

Dia menyebutkan, cuaca ekstrem berupa angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang menimpa jalanan dan jaringan listrik PLN di sejumlah titik. Akibatnya beberapa tiang SUTM patah dan jaringan listrik putus sehingga aliran listrik di 4 Unit Layanan Pelanggan PLN UP3 Garut yaitu ULP Garut Kota, ULP Leles, ULP Cikajang, dan ULP Pameungpeuk terhenti sesaat.

Menyikapi hal itu, PT PLN (Persero) UP3 Garut bertindak cepat mengatasi terganggunya aliran listrik akibat cuaca ekstrem. Di tengah cuaca ekstrem, Tim Recovery PLN UP3 Garut pun bekerja keras untuk dapat memulihkan pasokan listrik sebagai bentuk keseriusan dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Alhamdulillah berkat kerja keras Tim Recovery, kemarin sore pasokan listrik sudah kembali normal dan pelanggan sudah kembali menikmati aliran listriknya”,
ujar Grahaita, Rabu (13/3/2024).

Dikatakannya, dirinya pun terus memantau pemulihan pasokan listrik di wilayahnya. PLN berkomitmen untuk terus menjaga keberlangsungan suplai listrik kepada pelanggan dan atas gangguan yang sempat terjadi, dia meminta maaf kepada para pelanggan.

Begitu terjadi cuaca ekstrem yang menyebabkan listrik padam pada pukul 10.32 WIB, tuturnya, tim PLN langsung bergerak menembus cuaca ekstrem ke beberapa titik lokasi yang terdampak untuk memperbaiki infrastruktur jaringan listrik. Dengan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan mengedepankan komitmen “zero accident” serta “safety” yang lengkap, Tim Recovery PLN akhirnya berhasil memulihkan 100 persen kondisi kelistrikan di Kabupaten Garut dan sekitarnya.

Grahaita menghimbau kepada masyarakat dan pelanggan agar dapat ikut berpartisipasi dalam menjaga kehandalan jaringan listrik. Adapun langkah yang diambil antara lain dengan berinisiatif menjaga jarak aman benda, bangunan dan pohon dari jaringan listrik PLN, minimal 2,5 meter.

“Jika masyarakat akan melaksanakan perabasan atau pemotongan pohon yang dekat dengan jaringan listrik, hendaknya juga dapat berkoordinasi langsung dengan PLN. Tujuannya untuk dapat dilakukan pencegahan dan penanganan secara aman sehingga tidak sampai mengganggu jaringan listrik”, kata Grahaita Gumelar.(Aep Hendy S)*