banner 728x250

Kadinkes Sebut Tiga Orang Meninggal Akibat DBD, Makanya Garut Belum Aman Ancaman DBD

banner 120x600
banner 468x60

KLIK PRIANGAN – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, dr. Hj. Leli Yuliani menyampaikan, hingga saat ini wilayah Kabupaten Garut belum aman terhadap penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD).

“Tak hanya Garut saja tetapi Jawa Barat, Indonesia, bahkan dunia DBD itu suatu ancaman. Di Garut sudah ada tiga korban jiwa yang meninggal, di kecamatan Karangpawitan, Garut Kota, dan sekitar Garut Kota,” kata Leli, Senin 13 Mei 2024.

Menurutnya, saat ini ancaman DBD masih mengalami kenaikan, makanya ada beberapa upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) bersama sama seluruh masyarakat.

“Seperti kita ketahui, pencegahan DBD yang paling efektif dan efisien sampai saat ini adalah kegiatan¬†Pemberantasan Sarang Nyamuk¬†(PSN), disamping fogging,’ ucapnya.

Artinya, PSN dikerahkan semua Puskesmas terjun ikut ke lapangan untuk menggerakan PSN. Kemudian edukasi ke masyarakat di tingkatkan. Sedangkan jumlah yang dirawat masih puluhan

Leli mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan PSN atau pemberatasan sarang nyamuk. Kemudian juga harus gotong royong terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan, dan juga di rumah- rumah untuk selalu memperhatikan potensi yang bisa menyebabkan sarang nyamuk.

“Kemudian bila demam tinggi segeralah datang ke puskesmas, cepat berobat, karena DBD bukan masalah di Garut saja tapi masalah indonesia dan dunia, karena sekarang itu dunia mengalami peningkatan soal DBD ini, kita sudah sedia untuk memberikan pelayanan obat obatan sudah siap,” kata dr. Hj. Leli Yuliani.* (Dindin Herdiana),