banner 728x250

Partai Golkar dan PKB Bersepakat Untuk Bekerja Sama

banner 120x600
banner 468x60

Ketua DPC PKB H.Wahid bersama Sekretaria DPD Partai Golkar Eries Hermawan.*

KLIK PRIANGAN – Intensitas komunikasi politik menjelang rangkaian pelaksanaan kenduri politik 2024 tampak mulai intens dilakukan sejumlah petinggi partai di kota santri. Komunikasi menjadi hal penting terutama dalam memperkuat tali silaturahmi diantara sesama partai yang boleh jadi akan berkoalisi di kemudian hari.

Mengingat pentingnya silaturahmi, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H.Wahid berinisiatif bersilaturahmi ke Kantor DPD Golkar Kota Tasikmalaya sehabis menghadiri acara Launching Galunggung Center for Research and Consultancy Selasa 24 Januari 2023. Kunjungan spontan H Wahid disambut Sektetaris DPD Partai Golkar Eries Hermawan, S.Kom, Ketua Fraksi Golkar Isep Rislia SP, Wakil Ketua DPD PG Asep Azwar dan jajaran pengurus lain.

Dalam pertemuan itu, Kedua belah pihak bersepakat untuk saling mendukung, saling mendoakan dan saling memperkuat tali silaturahmi yang sejak lama sudah terbangun dengan baik. “Ya kita sepakat untuk bekerja sama menularkan spirit kebersamaan, kekeluargaan dan saling menghormati satu sama lain. Apalagi Golkar dan PKB jadi bagian dari Koalisi,” kata Eries.

Apalagi dalam agama Islam, kata Eries, banyak faedah yang bakal diperoleh oleh setiap ummat yang selalu memelihara silaturahmi. Pembicaraan politik pun sempat mewarnai pertemuan meski belum mengarah pada upaya membangun Koalisi lanjutan. “Namanya politisi yang dibicarakan tentu tak jauh dari sharing politik lah,” kata mantan Ketua MPI DPD KNPI Kota Tasik ini

Sementara Ketua DPC PKB H.Wahid mengaku sengaja showan ke Golkar karena memang kebetulan baru ada kegiatan di STHG. “Kebetulan juga ada kang Eries dan jajarannya sedang di kantor,. Kita banyak diskusi soal pembangunan, kontestasi Pileg hingga sepak bola,” ujar Wahid yang juga Ketua Askot PSSI ini.

Disinggung soal potensi PKB kembali berkoalisi di Pilkada, mantan aktivis PMII ini menyebut bahwa semua kemungkinan dalam politik bisa saja terjadi atau sebaliknya. “Kita masih fokus untuk Pileg, baru setelah itu bicara Koalisi,” katanya. (P-1)***