banner 728x250

Seorang Kakek Tewas Tertemper Kereta Api di Tasikmalaya

Aparat dibantu warga evakuasi korban tertemper Kereta Api di Kadipaten, Kab. Tasikmalaya. (Malik Ibrahim/"Klik Priangan").***
banner 120x600
banner 468x60

Polisi olah TKP dan evakuasi korban tertemper KA di Kadipaten, Kab. Tasikmalaya. (Malik Ibrahim/”Klik Priangan”).***

KLIK PRIANGAN – Tertemper kereta Api seorang kakek ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Kampung Tajurhalang Desa Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya,Sabtu (1/4/2023).

Korban ditemukan tak jauh dari rel setelah mengalami kecelakaan tertemper kereta api.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kadipaten Polres Tasik Kota Iptu Agus Rusman membenarkan kecelakaan tersebut, kejadian pagi hari sekitar pukul 06.50 wib.

“Ya benar korban bernama kakek Sampid berusia 75 tahun  dan merupakan warga sekitar TKP,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, korban saat itu berjalan dipinggir rel dan tertemper Kereta Api barang /parcel (298c) relasi Surabaya – Bandung.

“Saat itu korban pulang dari kebun dan berjalan dipinggir rel, karena terlalu dekat akhirnya tertemper, dugaan sementara korban yang mengalami gangguan pendengaran, sehingga tidak mengetahui adanya kereta yang lewat,” katanya.

Kata Agus, korban yang tertemper dibagian badannya, hingga terpental beberapa meter dan mengalami luka di bagian kepala.

“Kami  evakuasi korban ke rumah sakit Lambow Ciawi, kemudian kordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, untuk melakukan olah TKP dan penangananan lebih lanjut,” pungkasnya. (P-2).***