banner 728x250

Mahasiswa STHG Siap Kawal Kampus Terbebas dari Arena Politik Praktis

Gama Restu Aprial Saputra menerima cindera mata dari Ketua KPU usai pertemuan.*
banner 120x600
banner 468x60

KLIK PRIANGAN – Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Galunggung (STHG) Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk memastikan kampus tidak dijadikan area untuk kampanye politik praktis menjelang Pemilu 2024 mendatang. Hal itu penting agar marwah kampus yang seharusnya netral dari politik praktis bisa terpelihara.

“Kami tentu akan mengawal agar kampus tidak jadi objek kampanye politik praktis. Kami juga Akan berperan guna mengawal dan menyukseskan pemilu dan mengedukasi masyarakat agar tidak apatis,” kata Gama Restu Aprial Saputra dan Kevin Nugraha, dua perwakilan mahasiswa STHG usai melakukan studi lapangan di Kantor KPUD Kota Tasik, Kamis 12 Januari 2022.

Makanya, sebagai agen perubahan, mahasiswa STHG juga akan memperkuat sinergi serta melakukan sosialisasi terutama dengan seluruh civitas akademika kampus dan para pemilih pemula melalui media sosial dan media lainnya yang jadi tempat berkumpulnya pemilih pemula. Hal itu penting agar pelaksanaan Pemilu berjalan sesuai regulasi yang ada.

Untuk itu rombongan mahasiswa yang dikordinir salah seorang Dosen STHG Jani Noor MH itu datang langsung guna mengetahui teknis pelaksanaan dan membandingkan pengetahuan antara teori yang diperoleh dari bangku kuliah dengan aplikasinya di lapangan. Ketua KPU Dr Ade Zaenul mengaku bersyukur banyak kalangan mahasiswa yang memberi dukungan untuk kelangsungan Pemilu.

Menurut dia, kontribusi seperti itu bisa menguatkan target kami dalam merealisasikan peningkatan partisipasi publik dari angka 86,49 persen menjadi sekitar 89 persen pada Pemilu 2024. “Sosialisai dan edukasi mahasiswa diharapkan bisa lebih efektif untuk mendorong partisipasi segmen pemilih pemula yang jumlahnya cukup signifikan,” pungkasnya. (P-3)***