banner 728x250

Upacara Hardiknas 2023, Camat Sukaraja Bacakan Pantun

banner 120x600
banner 468x60

Keterangan Foto: Camat Sukaraja, Dr. Daris tengah membacakan pantun saat Hardiknas/Dok. Camat

KLIK PRIANGAN – Bertempat di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 digelar pada Selasa 2 Mei 2023.

Sejumlah pegawai dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya turut hadir mengikuti upacara.

Sedikitnya, ada 91 peserta mulai dari Muspika, hingga guru mengikuti upacara dengan hidmat.

Camat Sukaraja, Dr. Daris bertindak langsung memimpin upacara Hardiknas 2023. Gelaran semakin hidmat, tatkala momen pengibaran bendera diiringi menyanyikan lagu kebangsaan.

Pada kesempatan tersebut, acara dimeriahkan oleh penampilan kreasi seni oleh siswa-siswi SD, SMP dan SMA, mulai dari tari tradisional Sukaraja, tari spapur, tari Aceh, pencak silat, karate, dan pupuh.

Camat Sukaraja, Dr. Daris membacakan beberapa pantun bertema Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas.

Terhitung, ada lima buah pantun yang dibacakan langsung oleh Dr. Daris.

“Hari Minggu pergi karnaval, pulang membeli kirik-kirik senja. Selamat Hari Pendidikan Nasional, untuk para pendidik di Sukaraja,” baca Dr. Daris.

“Jalan-jalan ke Majalengka, pulang membawa Mangga. Sukseskan kurikulum merdeka, tuk pendidikan di Tasikmalaya,” sambungnya.

Dalam sambutan Dr. Daris mengatakan, bahwa sekolah harus menciptakan kegiatan yang inovatif, kreatif, dan produktif searah dengan program Merdeka Belajar.

“Karena pada saat ini Pemerintah Pusat sedang membuat program kaitannya dengan kurikulum merdeka ini kurikulum baru yg harus dilaksanakan. Ini harus berlanjut. Kaitan dengan merdeka belajar ini, artinya sekolah itu dibebaskan untuk kegiatan inovatif kreatif dan produktif. Maka harus didukung oleh semua elemen,” kata Dr. Daris.

Ia berharap, tenaga pendidik khususnya di wilayah Sukaraja harus mampu menyesuaikan dengan program-program pendidikan.

“Harapannya, khusus ke pendidik, terus berjuang mengikuti program-program yang sedang diikuti, ada guru penggerak dan sekolah penggerak,” harapnya.***